Monday, June 22, 2009

Fatigue

Ngga biasanya nih badan lemes seharian. Dari bangun tidur udah berasa kepala berat, badan lemes, dan ngantuk terus. Biasanya cuma lemes bentar terus menjelang sore jadi segeran. Emang udah berasa badan di umur kepala 3 ini udah ngga sekuat dulu staminanya. Dulu waktu kepala 2, pernah ngga tidur ampir 2hari dan cuma berasa ngantuk aja. Tapi sekarang, begadang semalem aja bisa berantakan kondisinya.

Tadinya saya pikir cuma lelah biasa. Minggu saya ngga ke mana-mana, ngurusin cucian baju dan ngejar deadline sampai malem juga sih. Mungkin ada kontribusi dari Minggu yang engga istirahat. Tapi mungkin juga saya lagi mau flu. Abis gejalanya mirip kalo lagi mau sakit, lemes seharian yang ngga ilang walaupun udah minum kopi dan tidur bentar.

Kepala masih berat, maunya tidur, dan capek banget. Duh, semoga jangan sakit, kerjaan lagi numpuk ngga ada waktu buat tepar...

Wednesday, June 10, 2009

A Dubious Client

She is usually one of our favourite clients. We do a year contract for her monthly need of promotion. She is not demanding and rarely interferes our design process. As long as the output design fulfill the functional need of her promotion, everything comes smooth for both of us.

But, she has these partners, a kind like a passive partners who usually not involve in running the business, but sometimes come out and comment this and that. And strangely, she is really afraid of them. Once the partners said that the design fee paid to us for monthly promotion to us is too high, only for 'such a simple layout.' Under the pressure, she called us to discontinue the contract and switch to by-project deal. We noted her that it would be far more expensive if she did like that. Finally, she stayed with the contract instead. It was the first time we have a friction, caused by her meeting with her fellow 'respective' partners.

And then come the second time, again, triggered by the same partners. This time the partners complained her why the design outputs looked similar one to another. Well, it's why it's called an Identity, so yours is recognized for its special appearance. Beside that, there is a pictures problem. She is so reluctant to take a new pics and uses the same pics over and over to in all her materials. But her partners, rarely involved in the process, said they are bored with this. Unfortunately, my client who is supposed to know the process, already known what Identity is, and also her fault for not producing new pics, just kept her mouth silent and chosen to complain us instead. She doesn't care whether her partners are bored with the pics or the layouts.

Now, I'm the one who gets bored with her attitude. One day she said she loves the design, only to complain the same design to be boring another day. Well, I think she is so lack of self respect. She is the one who sweats to set an Identity for her business but so easily got down by her partners who accused her work is unworthy. In my opinion, she passively accepts an accusation that she had made a bad decision.

Unfortunately, I'm not interested to work for someone with the decision we can't trust. Months forward, our deal ended. I don't feel I want to continue it.

Friday, June 5, 2009

Ngga Ada Ide (lagi)

Ada kerjaan profil perusahaan di tangan yang sebenarnya kesempatan bagus buat unjuk gigi karena ada kebebasan berkreasi dan budget, selama ngga jor-joran banget. Tapiii, yah namanya manusia, koq mood saya tidak mau diajak kerja sama.

Bawaannya malesss, lesss, less... Inspirasi juga minus...

Biasanya sebelum kerjaan dimulai suka ada gambaran kurang lebihnya di kepala, ntar di depan komputer tinggal dituangkan saja. Ini koq kering kerontang. Udah dibawa tidur, supaya laci-laci otak bersih dan bisa keluar ide. Udah dibawa nyantai, pakai ngemil supaya lebih relax. Udah juga diseling kerjaan lain, dari nyuci baju sampe desain undangan. Hasilnya? Tetep ngga mengalir dengan lancar seperti biasa.

Tanda-tanda penurunan kemampuan berkreasi? Semoga engga, semoga ini cuma jenuh. Bosen nih sama Jakarta, pengen liat gunung, pengen liat pantai, pengen liat suasana yang beda. Cuma yah gitu, ironisnya, di saat ngga ada kerjaan, waktu banyak, tapi jadi ngga berani keluar-keluar supaya irit. Di saat ada uang, ngga ada waktu buat jalan-jalan, sibuk ampir tiap hari.

Bos saya pernah bilang, "Ntar kamu kalo udah 30-an lebih enak, kamu udah settled, tau mau ngapain." Huuu, settled apanya, yang ada lebih morat-marit daripada waktu 20-an, waktu jaman main semuanya masih indah, ngga usah terlalu serius mikirin masa depan. FYI, sekarang saya baru nyadar, ya iyalah bos saya itu settled, wong dari kecil aja udah kaya, aka. dia emang udah settled dari kecil.

Kondisi ngga ide gini selalu bikin stress. Apalagi satu kerjaan baru masuk, bukan yg ecek-ecek lagi, buku 400 halaman! Huaaa, saya tambah panik. Karena semua kerjaan bikin sendiri, tiap kerjaan rata-rata cuma punya jatah 1-2 hari. Nah ini kerjaan profil perusahaan udah macet 2 hari. Harus ngapain yah supaya jalan lagi?

Tadi temen telpon, ngajak begabung lagi ke keanggotaan organisasi desain. Waduhhh, ngga mikir dulu deh. Sekarang fokus saya mau bikin jaya cashflow. Selama cashflow belum gemuk, ngga mikir deh ngerjain amal kaya gitu. Lagian secara alami, saya juga jadi ngga begitu tertarik ke segala sesuatu yang ngga berbau duit, kecuali, exclusively, buat beberapa orang yang sudah membantu saya banyak dan temen dekat dari dulu. Selain itu, engga dulu.

Urusan bayi juga, duhhh, ngga semangat deh. Buat bulanan juga kita pas-pasan, ntar dikasih makan apa... Belum lagi kalo mamanya sibuk di depan komputer, siapa yang jagain? Lagian, saya juga ngga mau kehilangan masa kecil anak karena terlalu sibuk cari duit buat popoknya. Hidup seperti apa itu.

Yah gitu deh, siklus kaya gini selalu berulang. Ngga ada ide dan kemudian stress. Yah makananannya desainer, terutama desainer yang harus mendesain buat uang, not designing for the design sake :P